Real Madrid Kokoh di Puncak Klasemen

Tanpa perlawanan yang berarti, Real Madrid sukses memetik kemenangan dengan skor 2-0 di depan para pendukungnya sendiri kala berhadapan dengan Espanyol pada matchday ke 23 La Liga akhir pekan lalu. Kedua gol tersebut diciptakan oleh Álvaro Morata pada menit ke 33 dan satu tambahan dari Gareth Bale di menit 83. Dengan hasil maksimal itu, Los Blancos kokoh di puncak klasemen sementara Divisi Primera Spanyol.

Real Madrid vs Espanyol
Real Madrid sukses mengunci kemenangan atas Espanyol dan memperkokoh posisi di puncak klasemen

El Real kini mengoleksi 52 angka dengan rincian memetik kemenangan sebanyak 16 laga, empat kali berakhir imbang dan baru menelan satu kekalahan, dimana kehilangan poin tersebut kala menghadapi Sevilla pada pertengahan bulan Januari lalu, yang sekaligus memutus 40 laga tanpa kekalahan.

Terpaut hanya satu angka dari pesaing terdekat, sekaligus rival abadi Barcelona di urutan kedua. Namun, selisih satu angka tersebut masih dapat bertambah, pasalnya tim asuhan Zinedine Zidane masih mengantongi dua laga yang sempat tertunda, yakni ketika melawan Celta de Vigo dan Valencia.

Sementara kekalahan yang diderita oleh Periquitos membuat posisi mereka harus turun satu peringkat ke urutan ke 10 dengan perolehan angka sebanyak 32 poin.

Berselisih satu angka dari Celta de Vigo yang berada satu tingkat diatasnya, dan hanya terpaut tiga poin untuk naik ke posisi kedelapan yang saat ini diklaim oleh Athletic Club. Namun, mereka juga hanya berselisih dua angka saja dari Deportivo Alaves yang membayangi di belakangnnya.

Jalannya Pertandingan Real Madrid vs Espanyol

Meskipun tidak diperkuat tiga pemain intinya, termasuk juga sang kapten Sergio Ramos. Namun, bermain di markas kebanggaan dengan dukungan penuh para supporter, membuat Los Galaticos mendominasi jalannya pertandingan sejak menit awal. Hampir setengah jam laga bergulir, Espanyol tidak mampu mengembangkan permaiannya.

Hingga akhirnya, di menit ke 33, Alvaro Morata mampu memecah kebuntuan dan membawa timnya sementara waktu unggul 1-0. Pemain mudah berbakat tersebut sukses memanfaatkan umpan silang dari Isco yang sebelumnya melakukan pergerakan menyisir lini pertahanan lawan di sektor kanan. Skor 1-0 mengakhiri pertandingan babak pertama.

Memasuki paruh kedua, tempo permainan tidak banyak berubah. Tim tuan rumah masih mampu mendominasi pertandingan, dan sesekali tim tamu mencoba untuk melakukan serangan melalui serangan balik.

Pada menit ke 49, Periquitos  hampir saja mampu menyamakan kedudukan, andai saja skema serangan balik yang diakhiri dengan tendangan keras David Lopez yang mampu melewati hadangan para bek-bek tuan rumah tidak melenceng ke atas gawang.

Meskipun peluang pertama Espanyol di babak kedua gagal, namun mereka mampu tampil displin untuk menjaga lini pertahanan. Terbukti, para punggawa Los Blancos terlihat frustasi, lantaran sejumlah peluang yang mereka ciptakan, tidak ada yang dapat berbuah menjadi gol.

Sang manajer Zidane memutuskan untuk menurunkan Gareth Bale, yang baru saja pulih dari cedera di menit ke 71. Tidak butuh waktu lama untuk sang pemain beradaptasi kembali dengan permainan tim. Berselang 12 menit, pemain berkebangsaan Wales tersebut mampu menciptakan gol comeback, setelah memanfaatkan dengan baik umpan terobosan Isco. Pertandingan berakhir dengan skor 2-0 untuk keunggulan Los Merengues.

Zidane: Performa Tim Luar Biasa

Kemenangan 2-0 Real Madrid atas tamunya Espanyol pada akhir pekan lalu, membuat sang manajer Zinedine Zidane merasa puas akan performa tim, meskipun banyak peluang yang gagal dimaksimalkan menjadi gol.

Zinedine Zidane
Zinedine Zidane merasa puas dengan penampilan timnya atas Espanyol

“Tim menampilkan performa yang luar biasa. Meskipun terdapat sejumlah peluang yang kurang baik dalam penyelesaian akhir. Namun walau begitu, kami tetap meraih kemenangan meyakinkan, dan memperkokoh posisi sebagai pemuncak klasemen,” ujar manajer asal Perancis.

Emery Yakin PSG Mampu Menangkan Laga Melawan Barcelona

Emery Yakin PSG Mampu Menangkan Laga Melawan Barcelona

Unai Emery menekankan bahwa Paris Saint-Germian begitu yakin dengan tim asuhannya mampu memenangkan pertandingan melawan Barcelona leg pertama di babak ke 16 besar ajang Liga Champions.

Tim juara Ligue 1 akan menjamu pasukan Luis Enrique di Parc des Princes pada hari Selasa, Setelah mereka bermain dalam 42 pertandingan hanya kalah sekali dikompetisi Eropa. Kedua tim sudah pernah bertemu di babak knockout melawan Barcelona di tahun 2012-2013 dan 2014-2015 yang berakhir dengan kekalahan.

Dengan adanya catatan seperti itu, Emery tetap optimis jika PSG mampu memberikan ancaman bagi tim Catalan kali ini dan dengan penuh keyakinan mampu mencapai ke babak perempat final Liga Champions tahun ini.

Unai Emey
emery harus yakin kepada dirinya

Pernyataan Emery Jelang Barcelona

“Banyak kalangan yang sudah tahu bagaimana Barcelona. Kami pun sudah menganalisa mereka dan juga sebaliknya mereka menganalisa kami. Saya tetap dalam taktik kami dan kami tidak ingin dikalahkan begitu saja oleh mereka,” ucap Emery di konfrensi pers.

“Kami memiliki banyak pemain yang dapat dihandalkan untuk bisa membuat sejarah di PSG. Melakukan duel personal merupakan kunci. Taktik memang sangat penting, namun semua itu untuk bisa memenangkan pertandingan didalam lapangan.”

“Dalam pertemuan ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi kami, untuk menunjukkan dimana kami berdiri saat ini. Ini akan sangat penting bagi kami, karena Liga champions merupakan tujuan utama kami.”

“Kami harus bertanggung jawab dengan apa yang sudah kami lakukan dan harus membuktikan dengan segala cara untuk meraih menang. Dan sekaligus kami ingin mengetahui sejauh mana kami untuk berhadapan dengan tim terbaik di dunia.”

“Saya benar-benar optimis, dengan sepenuhnya mempercayai pemain yang saya miliki. Ini akan membuat kami kesulitan, begitu juga dengan Barcelona.”

Apa Ini Akan Menjadi Hal Terburuk Bagi Emery

Unai-Emery-psg
emery akan bertemu kembali dengan barcelona

Pemain bintang yang dimiliki oleh Barcelona, yaitu Lionel Messi dapat menjadi hal yang terburuk bagi pelatih Paris Saint-Germain Unai Emery. Sang pelatih merasa dibayangi oleh pemain asal Argentina itu yang dapat mengancam timnya di Liga Champions nanti.

Pelatih berusia 45 tahun itu yang sudah pengalaman dibeberapa klub dalam kepelatihan, sudah bertemu Barcelona sebanyak 23 kali dan hanya memenangkan satu kali pertandingan ketika Messi tidak tampil di sebuah laga.

La Pulga sebutan dari Messi telah mengemas 25 gol dari 21 pertandingan yang berhadapan dengan pasukan dari Emery. Ketika itu melawan Almeria dia hanya mencetak satu gol, bertemu dengan Valencia Messi mampu mencetak sembilan gol dari sepuluh pertemuan, dua gol berikutnya saat menghadapi sprtak Moskow, dan yang terakhir saat berhadapan dengan Sevilla pemain tersebut sukses mencetak delapan gol.

Emery yang measakan momen terburuknya ketika itu saat Valencia bertemu dengan Barcelona di bulan Februari tahun 2012. Pada waktu itu, tim asuhannya mampu mengungguli skor melalui Pablo Piatti. Akan tetapi, pemain yang memiliki struktur badan mungil itu membalasanya empat gol, dan Xavi sebagai penutup gol. Dimana pertandingan tersebut dimenangkan oleh Barca, dengan menak telak 5-1.

Dengan menjabat sebagai pelatih di PSG, ini akan terasa berat bagi Emery untuk bisa memenangkan pertandingan melawan Barcelona di Liga Champions nanti malam. Pasalnya, sang pelatih tersebut sudah memiliki banyak pengalaman buruk berhadapan Lionel Messi Cs. Dimana pelatih dituntut untuk memenangkan pertandingan tersebut, dengan itu dia harus menentukan taktik yang tepat dan para pemain yang dapat dihandalkan dalam mengalahkan Barcelona.

Dalam pertandingan Paris Saint-Germain berhadapan dengan Barcelona leg pertama babak 16 di Liga Champions yang berlansung di Parc des.

Barcelona Kandaskan Perlawanan Athletic Club

Barcelona Kandaskan Perlawanan Athletic Club

Barcelona terus menempel ketat Real Madrid di puncak klasemen, setelah mampu meraih kemenangan kala menghadapi perlawanan Athletic Club dalam lanjutan matchday 21 La Liga Spanyol pada akhir pekan lalu. Laga yang dihelat di stadion Camp Nou tersebut berakhir dengan kedudukan 3-0. Ketiga gol tersebut diciptakan oleh Paco Alcácer, Lionel Messi dan Aleix Vidal.

Barcelona vs Athletic Club
Barcelona mampu kandaskan perlawanan Athletic Club pada matchday 21 La Liga Spanyol pada akhir pekan nanti

Dengan tambahan tiga poin tersebut, El Barca kini telah mengoleksi 45 angka, dari hasil 13 kemenangan, enam laga berakhir imbang dan harus menelan dua kekalahan. Kini, Blaugrana hanya terpaut satu angka saja dari sang rival abadi mereka di tangga klasemen.

Namun tetapi, jarak tersebut masih dapat bertambah, lantaran laga antara Celta de Vigo melawan Los Blancos yang rencananya dihelat pada hari Senin dinihari lalu harus ditunda. Alasan penundaan tersebut lantaran cuaca yang tidak memungkinkan, ditambah dengan faktor keamanan Estadio de Balaídos yang mengkhawatirkan.

Pertandingan antara Valencia melawan Los Merengues pada bulan Desember tahun 2016 lalu juga harus ditunda, karena The Meringues harus terbang ke Doha, Qatar untuk mengikuti kejuaraan Piala Dunia Antarklub. Sehingga, jarak poin akan menjadi tujuh angka, apabila Real Madrid mampu meraih dua kemenangan di laga yang harus ditunda tersebut.

Jarak Barcelona dengan Sevilla di urutan ketiga hanya terpaut dua angka saja. Sehingga, apabila pada pekan selanjutnya El Barca menelan kekalahan, dan Sevillistas meraih poin maksimal, maka posisinya akan tergantikan.

Pertandingan Barcelona vs Athletic Club

Laga Barcelona melawan Athletic Club di Camp Nou pada akhir pekan lalu berjalan secara ketat sejak menit awal peluit dibunyikan oleh sang pengadil lapangan. Namun,Blaugarana yang tampil tidak dengan kekuatan penuh, lantaran pada tengah pekan nanti akan menghadapi Athletico Madrid dalam partai leg kedua semifinal Copa del Rey, tetap dapat menguasai jalannya pertandingan.

Gol yang ditunggu oleh para Cules (sebutan pendukung Barcelona) yang datang memenuhi stadion tercipta pada menit ke-18 melalui kaki Alcacer. Berawal dari akselerasi Neymar di sisi kanan pertahanan lawan dan memberikan umpan tarik ke Alcacer, dengan mudah sang pemain melesakkan bola ke gawang lawan yang tak mampu diantisipasi dengan baik oleh Iraizoz.

Unggul satu gol membuat pasukan El Barca memiliki rasa kepercayaan diri yang tinggi. Mereka terus melakukan serangan ke lini belakang lawan, namun tim tamu juga sesekali membalas melalui skema serangan balik.

Lima menit sebelum babak pertama berakhir, sang megabintang Lionel Messi mencatatkan namanya di papan skor, setelah mampu memanfaatkan dengan sempurna tendangan bebas. Skor 2-0 menutup pertandingan di paruh pertama.

Kualitas permainan tim tuan rumah di babak kedua tidak mengalami perubahan. Suarez CS terus mengembur lini pertahanan Athletic Bilbao yang dipimpin oleh Aymeric Laporte. Alhasil, Aleix Vidal mampu membuat jarak semakin menjauh menjadi 3-0, setelah melewati beberapa hadangan pemain bertahan lawan. Kedudukan tersebut berakhir hingga laga usai.

Luis Enrique: Kemenangan Ini Modal Positif Untuk Laga Tengah Pekan Nanti

Barcelona kembali ke tren kemenangan setelah mampu mengandaskan perlawanan Athletic Club dengan skor menjanjikan 3-0. Hal itu membuat sang manajer Luis Enrique merasa optimis jelang partai semifinal leg kedua Copa del Rey melawan Los Colchoneros tengah pekan nanti.

Luis Enrique
Luis Enrique optimis singkirkan perlawanan Athletico Madrid di partai semifinal leg kedua Copa del Rey tengah pekan nanti

“Kemenangan ini tentu sangat berharga untuk kami, karena hanya berselang dua hari kedepan kami akan kembali bermain. Kami merasa optimis akan mampu melangkah ke babak final Copa del Rey, meskipun harus melewati hadangan Athletico Madrid,” ujar pelatih asal Spanyol.